Revo : Modifikasi Revo 2014 Terupdate

Posted by Unknown Rabu, 13 November 2013 0 komentar
        Modifikasi Honda Revo salah satu motor yang paling disukai oleh para modifer karena tampilannya yang keren dan performanya yang dahsyat setelah dimodifikasi. Setelah beberapa minggu Modifikasi Motor 2014 membuat artikel tentang ModifikasiHonda Supra x 125yang merupakan keluaran terbaru dari honda untuk motor bebeknya. 
         Honda Revo ini tidak kalah hebat dengan Honda Blade apabila sudah di modifikasi, dan honda revo yang telah di modifikasi secara sempurna dapat mengalahkan honda blade yang telah dimodifikasi. Dan dari segi tampilan honda revo lebih keren apabila para modifer dapat memainkan warna pada modifikasi honda revo nanti, adapun foto modifikasi honda revo yang dapat membantu anda memodifikasinya : 







    Foto-foto modifikasi honda revo keren-keren bukan? Nah semoga artikel ini dapat membantu anda dalam hal memodifikasi motor revo kesayangan anda. Dan jangan lupa untuk share artikel ini di G+ dan baca lebih banyak cara memodifikasi motor honda disini


Baca Selengkapnya ....

Supra x 125 : Modifikasi Supra X 2014 Terbaru

Posted by Unknown 0 komentar
Gambar Modifikasi Supra X terbaru, siapa bilang Motor Supra X tak bisa dimodifikasi?
Motor-motor Modifikasi Supra X dibawah adalah kreasi anak-anak negeri yang super keran-keren bro,silahkan dipilih-pilih mana pilihanmu.









Baca Selengkapnya ....

Lima (5) Komponen Motor Rawan Saat Hujan

Posted by Unknown Selasa, 12 November 2013 0 komentar
         Musim hujan telah tiba. Bagi pengguna kendaraan bermotor, datangnya musim ini tentu harus diwaspadai. Potensi terjadinya kemacetan lalu lintas, kendaraan mogok, hingga kecelakaan adalah beberapa di antara sejumlah persoalan yang harus diwaspadai.
 
        Beberapa komponen di mesin serta kelistrikan di motor yang relatif terbuka dibanding mobil menjadi pemantik masalah. “Mulai dari busi, karburator, hingga soket koil rawan terkena air. Belum lagi rantai dan gir,” kata dia.

         Oleh karena itu, mengantisipasi masalah serta mengetahui cara mengatasi persoalan bila risiko itu terjadi adalah hal yang wajib dilakukan pemilik motor. Lantas apa saja komponen motor yang rawan bermasalah di saat hujan mengguyur bumi? Bagaimana cara mengatasinya? Berikut penjelasannya.



1. Tutup skep dan karburator

Komponen lain yang rawan terkena air saat motor melibas genangan air hujan adalah tutup skep atau biasa disebut kabel gas. Meski hanya kecil, bila di sekeliling tutup kabel gas itu terdapat celah akan memberi akses air untuk masuk ke karburator.

Walhasil, bensin pun tercampur air dan ketika dikirim ke ruang bakar mesin bahan bakar itu tidak akan mudah terbakar. Akibatnya motor mogok.

Cara untuk mengatasi persoalan ini, Anda harus membongkar karburator. Pertama, tutup keran bensin dari tangki ke karburator.

Setelah itu, buka tutup skep dengan tangan. Kemudian, buka sambungan karburator ke saringan udara dan leher angsa. Langkah selanjutnya, buka empat sekrup rumah pelampung yang berada di bagian bawah dan buang bensin yang tercampur air.

“Kemudian bersihkan dan keringkan karburator dengan kompresor, bila tidak ada tiup dengan kencang berkali-kali. Setelah kering kembali pasang,”.

Namun, sebelum persoalan itu terjadi sebaiknya dicegah. Caranya, pastikan tidak ada kebocoran di karburator. Begitu pula dengan tutup skep. Agar tutup itu kedap air bila terpaksa melibas genangan air, olesi dengan grease atau sealer secukupnya.


2. Soket koil

Pada saat motor melibas genangan atau melaju di tengah guyuran hujan, satu soket kabel, khususnya kabel positif, rawan terkena air. Bila air masuk ke sambungan kabel, maka motor akan mogok.

Bila itu terjadi, lepaslah sambungan atau soket tersebut. Kemudian tiup atau semprot dengan angin kompresor dan lap hingga bersih dan kering. Bila ingin aman, sebaiknya dilapisi lagi soket itu dengan isolasi yang kedap air.



3. Rantai

Komponen lainnya yang juga rawan bermasalah saat motor digunakan selama musim hujan adalah rantai dan gir. Pasalnya, di saat hujan mengguyur deras dan terjadi kubangan air di jalan, umumnya para pengendara motor tidak mengetahui persis jalan yang tak berlubang.

Sehingga, mereka asal libas saja, meski jalanan berlubang. Pada saat itulah, setelan rantai roda juga mengendur. Bila tak segera dibenahi, lama kelamaan rantai yang kendur akan bekerja ekstra keras kala pengendara menarik tuas gas.

“Akibatnya rantai seperti dientak-entak. Akibat yang paling ekstrem rantai putus. Bila itu terjadi di tengah perjalanan Anda akan repot,”.

4. Gir dan pelek

Seiring dengan kendurnya rantai dan tak segera dibenahi, mata gir juga akan terkena dampaknya. Karena entakan rantai sejalan dengan tarikan gas oleh pengendara, rantai seolah dientak. Padahal, saat itu posisi rantai terhadap mata gir tak tepat karena rantai kendur.

“Akibatnya ujung mata gir banyak tergerus akibat gesekan antar peranti dari bahan logam itu. Gir pun aus. Bila itu terjadi, maka rantai mudah lepas atau los dan Anda pun repot dibuatnya,”.

Masih di bagian roda, akibat yang banyak terjadi karena pengendara asal libas lintasan adalah pelek yang bengkok atau speleng. Meski tingkat kebengkokan tersebut masih relatif kecil, namun akan berpengaruh pada kenyamanan dan kestabilan berkendara.

Bila tak stabil, maka risiko kecelakaan mengintai Anda.

Oleh karena itu, untuk mengantisipasinya, periksa rantai dan gir motor Anda sebelum melakukan perjalanan. Kencangkan rantai dengan tingkat ketegangan standar atau tidak terlalu tegang dan tidak terlalu kendur. Kemudian lumasi rantai dan gir dengan grease

5. Capasitor Discharge Ignition (CDI)

Peranti ini biasa disebut sebagai jantung dari sebuah motor. Pasalnya, CDI berperan penting dalam mengatur waktu pengapian dari proses pembakaran campuran bahan bakar dan udara di ruang bakar mesin.

Ia sangat sensitif dengan air. Sehingga, bila komponen itu rusak atau tak berfungsi karena soketnya terkena air, maka bisa dipastikan motor mogok. Bila itu terjadi, cara mengatasinya lepaskan soket dari CDI.

Setelah itu, semprot bagian dalam soket dengan menggunakan cairan penetral dan keringkan. Cairan itu banyak dijual di toko onderdil dalam kemasan kaleng dan cara penggunaannya disemprotkan (spray).

Agar masalah itu tak terjadi, olesi soket CDI dengan sealer atau grease agar kedap air.

Baca Selengkapnya ....

Cop dan Kabel Busi Bermasalah Saat Hujan

Posted by Unknown 0 komentar
Cop dan kabel busi

Posisi busi yang relatif rendah dan berada di sisi samping blok mesin sangat rawan terciprat air kala pengendara melibas genangan air atau arus banjir. Walhasil, cop atau karet penutup busi itu cepat aus.

Secara teori, apapun yang berhawa panas kemudian kena air akan bereaksi secara kimiawi sehingga ikatan molekulnya terurai. “Sehingga kalau benda itu berasal dari plastik atau karet akan retak, berubah bentuk, atau bahkan pecah,” jelas Rismanto.


Bila pecah atau retak, cipratan air bisa masuk ke busi. Bila peranti itu basah, maka motor akan mogok. Begitu pun dengan kabel busi yang rawan terkena air.

Oleh karena itu, pastikan cop, kabel, serta busi dalam kondisi prima selama musim hujan berlangsung.

Baca Selengkapnya ....

Honda CB150R : Modifikasi Ala Supermoto

Posted by Unknown 0 komentar
Modifikasi Honda CB150R Ala Supermoto – Diajang tahunan Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2013 yang lalu bukan hanya motor baru yang dibawa para pabrikan, Banyak motor-motor modifikasi yang ikut dipajang di acara ini. Satu diantaranya adalah Honda CB150R Streetfire yang telah di Modifikasi dengan konsep Supermoto ikut mejeng di booth Honda.

Warna dasar yang dibalut cat merah menambah kesan garang motor ini. Ubahan terlihat

Modifikasi CB150R ini lampu bagian depan diganti dengan dua buah lampu dengan model bulat agar terkesan supermoto beneran. Agar tetap nyaman dalam berkendara setang dipilih fatbar (memanjang). Bagian knalpot diubah menjadi model khas sepeda motor trail yang memanjang ke atas, di bagian sebelah kiri. Swingarm belakang diubah agar bisa menjepit ban dengan ukuran lebih besar.

Bagian kaki-kaki tak luput dari ubahan, supaya terlihat pas dengan gaya supermoto ban depan dan belakang dipasang tapak lebar dengan tipe ban yang digunakan mampu untuk melibas medan aspal dan off-road.
jelas dari suspensi depan yang diganti dengan model upside down ditambah dengan travel lebih panjang dan fender depan seperti motor trail yang siap diajak beradventure.

Baca Selengkapnya ....

Klep Boor, Busi Cepat Mati

Posted by Unknown 0 komentar
Salah satu unsur pemicu busi cepat mati adalah terjadi kebocoran di seputar bibir payung klep. Sehingga komposisi campuran bensin-udara di ruang bakar tak ideal, bahkan sebagian justru malah terbuang keluar.

Pada kondisi ini, akhirnya busi juga yang diserang. Sebab elektroda busi sulit memantik gas bakar. Jadinya busi basah melulu karena campuran bensin yang tidak terbakar itu.

Selain hilang tenaga, motor juga sulit hidup. Kalaupun hidup, karbu sulit diseting langsam lantaran ada gas bakar kembali tertekan ke arah moncong karbu diawal starter. Alhasil gas bakar mentah justru membasahi busi dan komponen sekitarnya.

Nah, untuk memaksimalkan kerja payung klep agar tidak bocor kompresi, komponen satu ini mesti disekir ulang. Atau istilahnya dibikin dudukan alur baru agar payung dan sitting klep enggak rembes waktu gas bakar dimampatkan.

Sekir ulang bisa dan baik dikerjakan sendiri pakai tangan. Supaya hasil kikisan pada payung klep dengan sitting klep alurnya jauh lebih rata. Buat sitting dan payung klep lama bisa langsung pakai pasta amril halus dan digosok selama 5 menit. Tapi, kalau keduanya baru, baiknya gunakan dulu amril kasar.

Baca Selengkapnya ....

Pengaruhnya Rantai Kurang Kencang

Posted by Unknown 0 komentar
Sering kali motormania mengabaikan kekencangan rantai roda. Padahal, kalo lama dibiarkan malah akan bikin umur pakai rantai jadi pendek atau bisa juga malah membuat baret swing arm. " Lebih parahnya lagi, bisa menyusahkan. Dikarenakan kendur, rantai bisa lolos dari gir belakang. Repot deh," ujar seorang mekanik bengkel umu.

Selain itu, diklaim bahwa dengan membiarkan rantai motor dalam keadaan kendor, bisa bikin tuh motor minum bensinnya lebih banyak. Tentu saja kalau hal itu dibandingkan dengan motor yang kekencangan rantainya terjaga. Nah seperti biasa, kalau hanya omongan saja tanpa bukti sudah tentu keabsahannya masih perlu dipertanyakan. Biar gak terus-terusan tanya fenomena rantai kendur bikin boros itu gosip atau fakta, maka sekarang dilakukan pembuktian nih.

Metodenya, pemakaian langsung di jalan. Di mana Suzuki thunder 125 yang setingan rantainya bikin kendur, dipakai jalan sejauh 20 km dengan pengendara berbobot 75 kg. Untuk kecepatannya dipatok gak lebih dari 50 km/jam. Sementara untuk mengukur pemakaian bensin selama perjalanan, digunakan alat infus yang diisi bensin sebanyak 500 ml.
Dari hasil tes, pemakaian bensin pada Thunder yang rantainya kendur sebanyak 485 ml. Dengan perhitungan sederhana, didapat 1 liter bensin bisa dipakai sejauh 41,24 km. Lalu pengetesan dengan kondisi rantai sudah disesuaikan standar kekencangannya. Sisa bensin ditabung infus setelah dituang dalam gelas ukur adalah sebanyak 30 ml (terpakai 470 ml). Dari situ bisa dipakai sampai 42,55 km dan baru mogok.
Dengan selisih yang 1,31 ml, faktanya adalah benar adanya bila rantai kendur bisa bikin boros.

Baca Selengkapnya ....

BANJIR : Pertolongan Pertama Motor Anda Saat Terendam Air

Posted by Unknown 0 komentar
            Banjir yang menggenangi wilayah Jakarta dan wilayah lainnya selain membuat banyak rumah yang terendam juga banyak kendaraan yang terendam sampai akhirnya mogok. Kendaraan yang terendam dan mogok itu kebanyakan sepeda motor. Karena saat banjir datang para pengendara motor banyak yang nekat menerobos genangan air sehingga motor tersebut menjadi mogok. Nah, buat bikers semua yang memiliki motor harus tetap waspada ya. Tapi jangan khawatir karena Gawe Motor akan mencoba memberikan tips bagi Anda semua yang motornya terendam banjir.


         Pertolongan pertama saat motor terendam banjir yakni selain jangan langsung mendhidupkan mesin juga periksa karburator dan busi. “Utamanya jangan hidupkan mesin saat selesai terendam banjir. Periksa karburator dan busi karena 2 komponen ini yang menyebabkan motor jadi mogok karena kemasukan air,” 

          Karburator dan busi itu bisa dikatakan komponen yang sangat vital dalam motor saat terendam banjir. Motor yang sudah terendam banjir terutama banjir yang cukup tinggi pasti karburatornya terendam air dan bagian busi juga bisa terendam banjir sehingga aliran listrik yang masuk ke busi tidak akan sampai karena adanya air itu. Parahnya aliran listrik itu bisa korslet karena adanya air tadi.

       “Kalau di karburator kan pasti ada bensin. Bensin kena air gimana motor bisa nyala, begitu juga pada busi enggak akan bisa listrik nyambung karena ada air tadi,”. Jadi ada baiknya ketika motor tergenang banjir bersihkan terlebih dulu karburator dan lap busi sampai benar-benar kering. Setelah kedua komponen itu kering Anda bisa mengecek ke komponen lainnya.
“Intinya ke karburator sama busi dulu deh. Itu sudah kering dan bersih dari air maka motor sudah bisa nyala lagi,”
.

Baca Selengkapnya ....
credit for - Copyright of Gawe Motor.